Olahraga | IPS | Sejarah

Cara Tes Denyut Nadi Maksimal (DNM)

Cara Tes Denyut Nadi Maksimal (DNM) - Denyut nadi adalah frekuensi irama denyut/detak jantung yang dapat dipalpasi (diraba) di permukaan kulit pada tempat-tempat tertentu. Ini berarti frekuensi denyut nadi pada umumnya sama dengan frekuensi detak jantungnya.

Cara Tes Denyut Nadi Maksimal


Tempat meraba denyut nadi antara lain, di pergelangantangan bagian depan sebelah atas pangkal ibu jari, di leher sebelah kiri/kanan, di dada sebelah kiri tepat di apex jantung dan di pelipis. Frekuensi nadi akan meningkat bila kerja jantung meningkat. Ini berarti bila kita berlatih, maka dengan sendirinya frekuensi denyut nadi akan semakin cepat sampaibatas tertentu sesuai dengan beratnya latihan yang dilakukan. DNM adalah denyut nadi maksimal yang dihitung berdasarkan sebagai berikut.
DNM = 220 - UMUR
Penghitungan denyut nadi secara manual dapat dilakukan dengan cara, di antaranya nadi dihitung selama enam detik, hasilnya dikalikan 10, dihitung selama 10 detik hasilnya dikalikan enam, dihitung selama 15 detik hasilnya dikalikan empat, dihitung selama 30 detik hasilnya dikalikan dua. Pada orang dewasa normal denyut nadi saat istirahat berkisar antara 60-80 denyut setiap menit. 

Penghitungan denyut nadi juga dapat dilakukan dengan menggunakan alat yang disebut pulsemonitor atau pulsemeter. Betapa pentingnya seseorang memahami kesegaran jasmaninya melalui pengukuran denyut nadi orang tersebut. Khusus bagi siswa, hal ini sangat penting. Selain mendeteksi yang bersangkutan memiliki kelainan jantung atau tidak, yang jelas kesegaran jasmani memiliki keterkaitan erat dengan kehidupan siswa. Kemampuan tubuh untuk mencapai 70-85 persen dari kapasitas denyut nadi maksimal (DNM) dinamakan DN intensitas latihan (training zone).Intensitas
latihan, bagi orang yang bukan atlet adalah antara 70-85 persen dari DNM. Untuk atlet 80-90 persen dari DNM, dengan kata lain rumus intensitas latihan atlet adalah 220-umur x 80-90 %. Contohnya karateka A berusia 20 tahun, akan melakukan latihan untuk untuk olahraga prestasi pada suatu latihan. Maka karateka A, akan dikatakan latihan secara intensif jika menyentuh ambang latihan, yaitu pada zona sebagai berikut:
Cara Tes Denyut Nadi Maksimal (DNM)
Cara Tes Denyut Nadi Maksimal (DNM)

Upaya untuk meningkatkan DN intensitas latihan harus dilakukan secara bertahap. Misalnya, jika minggu ini ingin mencapai training zone70 persen, untuk minggu berikutnya harus ditingkatkan 75 persen dan seterusnya.

Sekian tulisan kami tentang Cara Tes Denyut Nadi Maksimal, semoga bermanfaat buat para pembaca sekalian.

Cara Tes Denyut Nadi Maksimal (DNM) Rating: 4.5 Diposkan Oleh: azhar al